Harga beras dunia dalam dolar Singapura: seberapa mahal dalam sejarah, dan mengapa harga di toko bergerak berbeda?
Harga acuan beras Thailand 5% dari Bank Dunia rata-rata S$601 per ton pada Agustus 2026, sekitar S$0,60 per kilogram. Itu peringkat ke-142 dari 548 bulan sejak 1981, dan setelah inflasi mendekati titik terendah sejak 2000. IHK beras Singapura naik 2,5% dalam setahun, jauh di bawah kenaikan harga acuan 24,8%.
Di pasar dunia, beras diperdagangkan dalam dolar AS. Catatan ini mengonversi harga acuan ekspor Bank Dunia, beras putih Thailand 5%, ke dolar Singapura, menempatkannya dalam sejarah, lalu membandingkannya dengan indeks harga konsumen Singapura untuk beras.
Berapa harga beras dunia dalam dolar Singapura sekarang?
Sekitar S$601 per ton, atau S$0,60 per kilogram, berdasarkan rata-rata bulanan Agustus 2026. Pink Sheet Bank Dunia mencatat beras putih Thailand 5% sebesar US$471 per ton pada bulan itu, dan kurs rata-rata bulanannya 1,2763 dolar Singapura per dolar AS (FRED).
Harga ekspor beras putih Thailand 5%, rata-rata bulanan Agustus 2026, dikonversi dengan kurs rata-rata bulan yang sama (perhitungan CapsWindow). Ini harga ekspor curah, bukan harga supermarket
Agustus adalah bulan terbaru yang memiliki harga beras dan kurs sekaligus di situs ini. Bank Dunia sudah merilis September: US$482 per ton, naik 28,9% dari US$374 setahun sebelumnya.
Berapa harga beras dunia dalam dolar Singapura sekarang?
S$ per ton
Skala linear yang sama dimulai dari nol. Pilihan entri dari tabel di bawah. Tanggal, satuan, definisi, dan batasan pada tabel serta teks tetap berlaku.
| Bulan | Thailand 5% (US$ per ton) | US$1 dalam S$ | S$ per ton | S$ per kg |
|---|---|---|---|---|
| Agustus 2025 | 375 | 1,2847 | 482 | 0,48 |
| Oktober 2025 (titik terendah terakhir) | 356 | 1,2952 | 461 | 0,46 |
| Juni 2026 (tertinggi 2026) | 494 | 1,2878 | 636 | 0,64 |
| Agustus 2026 | 471 | 1,2763 | 601 | 0,60 |
| September 2026, hanya acuan | 482 | 1,2763 (Agustus) | 615 | 0,62 |
Harga dalam dolar Singapura adalah perhitungan CapsWindow. Baris September memakai kurs Agustus karena kurs September belum ada di data situs ini, sehingga bulannya tidak sama.
Peringkat berapa sejak 1981?
Dalam dolar Singapura, Agustus 2026 berada di peringkat ke-142 dari 548 bulan sejak Januari 1981, awal seri kurs di situs ini. Harganya jauh di bawah puncak-puncak sebelumnya.
| Bulan | US$ per ton | US$1 dalam S$ | S$ per ton | Agustus 2026 dibandingkan |
|---|---|---|---|---|
| April 2008 (rekor) | 907 | 1,3643 | 1.237 | −51,4% |
| Juni 1981 | 510,3 | 2,1439 | 1.094 | −45,1% |
| Januari 2024 (puncak 2023–24) | 660 | 1,3362 | 882 | −31,8% |
| Agustus 2026 | 471 | 1,2763 | 601 | — |
Lima bulan termahal dalam dolar Singapura adalah April dan Mei 2008 serta Mei hingga Juli 1981. Bulan-bulan 1981 masuk daftar karena satu dolar AS saat itu setara sekitar S$2,14 hingga S$2,16, sehingga harga dolar AS yang sedang-sedang saja menjadi tinggi dalam dolar Singapura.
Peringkatnya lebih “dingin” dalam dolar Singapura dibandingkan dolar AS. Pada 548 bulan yang sama, Agustus 2026 berada di peringkat ke-108 dalam dolar AS; sejak Januari 2000, peringkatnya ke-120 dari 320 bulan dalam dolar Singapura dan ke-102 dalam dolar AS. Dalam dolar AS harga Agustus 48,1% di bawah April 2008 dan 28,6% di bawah Januari 2024, selisih yang lebih kecil daripada dalam dolar Singapura (perhitungan CapsWindow).
Seberapa besar kurs mengubah kenaikannya?
Sangat kecil bagi Singapura. Dari Agustus 2025 hingga Agustus 2026 harga acuan naik 25,6% dalam dolar AS dan 24,8% dalam dolar Singapura. Pada tahun yang sama dolar Singapura sedikit menguat, dari 1,2847 menjadi 1,2763 per dolar AS, perubahan −0,7%, sehingga kenaikannya sedikit terpangkas.
Mata uang yang melemah terhadap dolar AS mengalami kenaikan lebih besar dalam mata uangnya sendiri:
| Mata uang | Perubahan harga acuan dalam mata uang lokal, Agt 2025–Agt 2026 | Mata uang lokal per US$ |
|---|---|---|
| Dolar AS | +25,6% | — |
| Dolar Singapura | +24,8% | −0,7% (menguat) |
| Dolar Hong Kong | +25,9% | +0,2% (dipatok) |
| Ringgit Malaysia | +20,9% | −3,7% (menguat) |
| Yen Jepang | +35,3% | +7,7% (melemah) |
| Peso Filipina | +35,1% | +7,5% (melemah) |
| Rupiah | +37,1% | +9,2% (melemah) |
Semua angka adalah perhitungan CapsWindow dari harga Bank Dunia dan kurs rata-rata bulanan. Diukur dari titik terendah Oktober 2025, harga acuan naik 30,4% dalam dolar Singapura dan 32,3% dalam dolar AS.
Perbandingan dengan rupiah: bagi pembaca yang menghitung dalam rupiah, gambarannya sangat berbeda. Dikonversi dengan kurs Agustus 2026, harga acuan yang sama berada di peringkat ke-19 dari 320 bulan sejak 2000 dalam rupiah, kira-kira setara dengan puncak krisis 2008 (+0,2%), dan rekornya justru Juni 2024 (perhitungan CapsWindow). Di dalam negeri, BPS mencatat harga eceran rata-rata beras Rp15.769 per kg pada September 2026, naik 3,73% secara tahunan (Liputan6). Angka ini berbeda jenis dengan harga ekspor dan dengan indeks Singapura, jadi tidak dibandingkan langsung.
Apakah mahal setelah inflasi?
Tidak. Disesuaikan dengan IHK umum Singapura, harga April 2026 berada di peringkat ke-295 dari 316 bulan sejak Januari 2000, dekat dasar rentang. Seri IHK situs ini berakhir pada April 2026, sehingga itulah bulan terbaru yang dapat diukur secara riil. Pada April harga acuan US$403, atau S$514 per ton.
Dalam harga April 2026, rekor April 2008 setara sekitar S$1.751 per ton, sehingga April 2026 berada 70,6% di bawahnya. Puncak Januari 2024 setara sekitar S$911, sehingga April 2026 berada 43,6% lebih rendah. Bulan termurah secara riil sejak 2000 adalah Oktober 2025, sekitar S$464 dalam harga April 2026 (semuanya perhitungan CapsWindow). Selisih riil lebih lebar daripada selisih nominal karena harga konsumen Singapura naik sekitar 41,5% dari April 2008 hingga April 2026.
Jika harga nominal Agustus S$601 dibandingkan dengan puncak-puncak dalam harga April tersebut, hasilnya 34,0% di bawah Januari 2024 dan 65,7% di bawah April 2008. Ini perkiraan, karena harga konsumen Mei hingga Agustus 2026 belum ada dalam seri. Untuk membandingkan sejumlah uang antartahun dengan beberapa ukuran, gunakan kalkulator nilai uang masa lalu.
Bagaimana dengan harga beras di toko Singapura?
Pergerakannya jauh lebih kecil. Indeks beras SingStat, bagian dari indeks harga konsumen (M213751), bernilai 101,773 pada September 2026 (2024 = 100), naik 2,5% dari setahun sebelumnya. Harga acuan dunia naik 24,8% dalam dolar Singapura dalam setahun hingga Agustus.
| Ukuran IHK SingStat | Beras | Semua barang |
|---|---|---|
| September 2026, tahunan | +2,5% | +2,2% |
| Agustus 2026, tahunan | +1,6% | +2,3% |
| September 2025, tahunan | −1,1% | — |
| Bulan tertinggi | April 2025, 103,924 (September 2026 2,1% lebih rendah) | — |
| 5 tahun hingga September 2026 | +6,8% | +17,3% |
| 10 tahun hingga September 2026 | +8,6% | +22,1% |
| Beras dan produk serealia, 20 tahun hingga September 2026 | +75,0% | +55,3% |
Perubahan tahunan dan multi-tahun adalah perhitungan CapsWindow dari indeks SingStat. Dalam sepuluh tahun, beras di Singapura naik jauh lebih sedikit daripada harga konsumen secara keseluruhan.
Ada beberapa lapisan antara harga ekspor dan harga toko: jenis dan mutu beras, kontrak dan stok importir, pengapalan, pengemasan, distribusi, serta margin ritel. Singapura bergantung pada beras impor, dan importir ikut dalam Rice Stockpile Scheme, skema stok beras pemerintah yang dikelola Enterprise Singapore. Catatan ini tidak memiliki harga toko rata-rata per kilogram yang terkonfirmasi, dan tidak mengukur seberapa besar setiap faktor menjelaskan selisihnya. Pada 2008 indeks toko memang bereaksi: beras dan produk serealia naik 20,3% secara tahunan pada Juni 2008.
Mengapa harga naik lagi, dan bagaimana membaca angka-angka ini?
Harga acuan turun ke US$356 per ton pada Oktober 2025, titik terendah 2025, lalu naik ke US$494 pada Juni 2026 dan US$482 pada September. FAO melaporkan bahwa All Rice Price Index-nya “increased by 1.4 percent in September 2026, as Indica quotations rose amid weather concerns and seasonally tighter supplies” (naik 1,4% pada September 2026 karena harga beras indika naik di tengah kekhawatiran cuaca dan pasokan musiman yang lebih ketat, FAO).
Laporan menyebut beberapa tekanan. Asosiasi eksportir beras India mengatakan panen 2026/27 bisa turun sekitar 10 juta ton dari rekor 154 juta ton, setelah curah hujan sejak 1 Juni 15% di bawah normal (Business Today); USDA memperkirakan produksi India 2026/27 sebesar 147 juta ton (S&P Global). Pada pertengahan Oktober beras Thailand 5% dikutip US$480, tertinggi sejak 10 September, dengan banjir yang menunda pemuatan (Reuters melalui Business Recorder), dan tidak berubah sepekan kemudian (Reuters melalui Business Recorder). Laporan pasar juga menyebut kekhawatiran El Nino serta ongkos angkut dan asuransi (Trading Economics). Laporan Business Today yang sama mengutip pedagang di New Delhi bahwa stok pemerintah India yang mencapai rekor memungkinkan ekspor tetap berjalan tanpa pembatasan.
Harga Thailand 5% adalah harga ekspor curah (free on board di Bangkok) untuk satu mutu beras putih bulir panjang. Beras yang dijual di Singapura mencakup jenis dan mutu lain, ditambah biaya impor, distribusi, dan ritel. Angka Bank Dunia adalah rata-rata bulanan, sehingga berbeda dari kutipan pasar mingguan. Harga dalam dolar Singapura memakai kurs Agustus 2026, yang terbaru di situs ini; perbandingan riil berhenti di April 2026, bulan terakhir dalam seri IHK situs ini. Penyebab kenaikan kembali berasal dari laporan berita dan tidak diuji dalam catatan ini. Catatan ini bukan prakiraan dan bukan rekomendasi untuk membeli atau menjual.
Pertanyaan umum
Berapa harga beras dunia dalam dolar Singapura?
Sekitar S$601 per ton, atau S$0,60 per kilogram, berdasarkan rata-rata bulanan Agustus 2026: US$471 untuk beras putih Thailand 5% (Bank Dunia) dikalikan 1,2763 dolar Singapura per dolar AS. Ini perhitungan CapsWindow atas harga ekspor, bukan harga toko.
Apakah beras dunia mahal dalam dolar Singapura menurut ukuran sejarah?
Tidak terlalu. Secara nominal Agustus 2026 berada di peringkat ke-142 dari 548 bulan sejak 1981, sekitar separuh rekor April 2008 sebesar S$1.237 per ton. Disesuaikan dengan harga konsumen April 2026, harga April 2026 berada di peringkat ke-295 dari 316 bulan sejak 2000, mendekati yang termurah.
Apakah harga beras di toko Singapura naik sebesar harga dunia?
Tidak. Harga acuan naik 24,8% dalam dolar Singapura dari Agustus 2025 hingga Agustus 2026, sedangkan IHK beras SingStat naik 1,6% pada Agustus dan 2,5% pada September 2026 secara tahunan. Dalam sepuluh tahun indeks beras naik 8,6% dan semua barang 22,1%.
Mengapa harga beras dunia naik lagi pada 2026?
Dari titik terendah US$356 per ton pada Oktober 2025, harga acuan naik menjadi US$482 pada September 2026. Laporan menyebut perkiraan turunnya panen India 2026/27, banjir yang menunda pengapalan dari Thailand, kekhawatiran El Nino, serta ongkos angkut dan asuransi. Catatan ini tidak menguji penjelasan tersebut dan tidak memprakirakan harga.
Sumber
- Bank Dunia - Data historis bulanan Commodity Markets (Pink Sheet), beras Thailand 5% ↗
- FRED - Dolar Singapura per satu dolar AS, rata-rata bulanan (EXSIUS) ↗
- SingStat Table Builder M213751 - Indeks harga konsumen, beras dan semua barang ↗
- Enterprise Singapore - Rice Stockpile Scheme (skema stok beras) ↗
- Liputan6 - BPS: harga eceran beras September 2026 Rp15.769 per kg ↗
- FAO - Indeks Harga Pangan, September 2026 ↗
- Business Recorder (Reuters) - Beras Asia, 15 Oktober 2026 ↗
- Business Recorder (Reuters) - Beras Asia, 23 Oktober 2026 ↗
- Business Today - Produksi beras India bisa turun 10 juta ton (18 September 2026) ↗
- S&P Global - Peluang ekspor beras India di tengah kekhawatiran El Nino (16 Oktober 2026) ↗
- Trading Economics - Berita kontrak berjangka beras (15 Oktober 2026) ↗