IDR Beranda
Beranda · Kalkulator · Catatan
Catatan · Bahasa Indonesia

Yield SBN 10 tahun 7,13%: setinggi apa dalam sejarah sejak 2006?

Yield obligasi pemerintah rupiah tenor 10 tahun rata-rata 7,13% pada September 2026, peringkat 142 dari 249 bulan sejak 2006. Nominalnya biasa saja; setelah inflasi sisanya +4,25 poin persentase.

CapsWindowTerbit:
Interest ratesBond yieldsInflation

Yield SBN 10 tahun terasa tinggi karena angka 7% sering muncul di berita. Namun bila diletakkan di sepanjang data bulanan sejak 2006, posisinya justru di tengah. Yang membuat Indonesia menonjol bukan angka nominalnya, melainkan sisa setelah inflasi.

Berapa yield SBN 10 tahun sekarang?

Rata-rata September 2026 adalah 7,132%, sedikit turun dari Agustus (7,186%) dan Juli (7,273%). Data berasal dari ADB AsianBondsOnline, yang mengambil penutupan harian dari Bloomberg; CapsWindow merata-ratakannya per bulan.

7,13%

Yield obligasi pemerintah rupiah tenor 10 tahun, rata-rata September 2026 (ADB AsianBondsOnline, data: Bloomberg). Penutupan harian 7 Oktober 2026: 7,197%

BulanYield 10 tahun (rata-rata)Perubahan dari bulan sebelumnya
September 20256,433%—
Desember 20256,264%—
Februari 20266,440%+13 bp
Maret 20266,794%+35 bp
Mei 20266,799%+10 bp
Juni 20267,143%+34 bp
Juli 20267,273%+13 bp
Agustus 20267,186%−9 bp
September 20267,132%−5 bp

Dibanding setahun lalu, yield naik 70 basis poin; dibanding Desember 2025, naik 87 basis poin. Dua lompatan terbesar terjadi pada Maret dan Juni 2026.

Peringkat berapa dalam 249 bulan?

Peringkat 142. Artinya 141 bulan sejak Januari 2006 mencatat yield lebih tinggi daripada September 2026.

UkuranNilai
Peringkat September 2026 (7,132%)142 dari 249 bulan
Bulan dengan yield lebih rendah43,0%
Bulan terakhir yang lebih tinggiAgustus 2026 (7,186%)
Puncak 2026Juli 2026 (7,273%), tertinggi sejak Oktober 2022 (7,436%)
Tertinggi dalam seriNovember 2008 (16,178%)
Terendah dalam seriJanuari 2013 (5,213%)

Yield di atas 7% bukan hal baru bagi SBN. Sepanjang 2016, 2018-2019, awal 2020, dan pertengahan 2022, banyak bulan berada di atas level sekarang. Jadi kenaikan 2026 lebih tepat disebut kembali ke kisaran lama daripada rekor.

Rata-rata tahunan sejak 2006

Panduan visual

Rata-rata tahunan sejak 2006

Rata-rata yield 10 tahun

  • 200611,82%
  • 20108,47%
  • 20158,23%
  • 20216,34%
  • 20246,83%
  • 2026 (Januari-September)6,86%

Skala linear yang sama dimulai dari nol. Pilihan entri dari tabel di bawah. Tanggal, satuan, definisi, dan batasan pada tabel serta teks tetap berlaku.

Sumber ↓

TahunRata-rata yield 10 tahun
200611,82%
200812,60%
20108,47%
20125,85%
20158,23%
20187,45%
20206,98%
20216,34%
20227,02%
20246,83%
20256,67%
2026 (Januari-September)6,86%

Rata-rata 2026 sejauh ini masih di bawah 2018 dan 2015. Tahun dengan rata-rata terendah adalah 2012 (5,85%), dan bulan terendahnya Januari 2013.

Berapa yang tersisa setelah inflasi?

Yield riil di sini adalah yield 10 tahun dikurangi inflasi harga konsumen tahunan. Hasilnya bergantung pada bulan inflasi mana yang dipakai.

+4,25 poin

Yield 10 tahun September 2026 (7,132%) dikurangi inflasi Juli 2026 (2,88%, seri IHK yang dipakai situs ini). Bulan acuan keduanya berbeda

Inflasi yang dipakaiInflasi tahunanYield riil terhadap 7,132%
Juli 2026 (seri situs, BIS)2,88%+4,25 poin
Agustus 2026 (BPS, dikutip Bank Indonesia)3,19%+3,94 poin
September 2026 (BPS, dilaporkan Databoks)3,28%+3,85 poin

Bila yield dan inflasi diambil dari bulan yang sama, Juli 2026 menghasilkan +4,39 poin, peringkat 69 dari 247 bulan; 72,1% bulan lainnya lebih rendah. Bulan terakhir dengan yield riil lebih tinggi adalah Juni 2025 (+4,92). Rata-rata sejak 2016 adalah +4,04 poin, rekornya November 2009 (+7,85), dan titik terendahnya Februari 2006 (−5,01).

Kesimpulannya: nominal di tengah sejarah, riil di sepertiga atas.

Apa artinya bagi penabung, peminjam, dan pemegang obligasi?

Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate 5,75% pada 23 September 2026, tidak berubah sejak tiga kenaikan pada Mei-Juni.

TanggalKeputusanBI-Rate
20 Mei 2026naik 50 bp5,25%
9 Juni 2026 (RDG mingguan)naik 25 bp5,50%
18 Juni 2026naik 25 bp5,75%
22 Juli, 19 Agustus, 23 September 2026tetap5,75%

Sumber: Bank Indonesia, data historis BI-Rate. Dengan yield 10 tahun 7,132%, selisih terhadap BI-Rate adalah 138 basis poin.

  • Bagi pemegang SBN atau reksa dana pendapatan tetap, harga obligasi bergerak berlawanan dengan yield. Kenaikan 87 basis poin sejak Desember berarti harga obligasi tenor panjang yang dibeli akhir 2025 cenderung turun di atas kertas, sebelum memperhitungkan kupon.
  • Bagi pembeli baru, kupon dan yield yang terkunci lebih tinggi daripada awal tahun, dan setelah inflasi sisanya masih besar menurut ukuran sejarah.
  • Bagi peminjam, BI-Rate memengaruhi bunga kredit jangka pendek, sedangkan yield 10 tahun menjadi acuan biaya dana jangka panjang. Keduanya naik pada 2026.

Coba dengan asumsi Anda sendiri - kalkulator kebutuhan dana masa depan menunjukkan berapa yang perlu disiapkan bila imbal hasil dan inflasi berbeda dari angka di atas.

Buka kalkulator kebutuhan dana masa depan →

Yield SBN di sini bukan publikasi resmi DJPPR atau Bank Indonesia. Situs resmi tidak dapat diakses dari lingkungan pengumpulan data, sehingga dipakai ADB AsianBondsOnline (data: Bloomberg), rata-rata bulanan dari penutupan harian. Seri dimulai Januari 2006, jadi krisis 1998 tidak tercakup. Beberapa lonjakan satu-dua hari dihapus sebagai data salah. Yield riil memakai inflasi yang sudah terjadi, bukan perkiraan inflasi sepuluh tahun ke depan, dan bulan acuannya tidak selalu sama dengan bulan yield.

Pertanyaan umum

Berapa yield SBN 10 tahun saat ini?

Rata-rata September 2026 adalah 7,132% menurut ADB AsianBondsOnline (data: Bloomberg). Nilai harian terbaru dalam data ini 7,197% pada 7 Oktober 2026. Angka harian bergerak setiap hari, jadi untuk transaksi gunakan kuotasi pasar terkini.

Apakah 7% termasuk tinggi untuk Indonesia?

Tidak dalam ukuran sejarah. September 2026 berada di peringkat 142 dari 249 bulan sejak 2006, dan 57% bulan lainnya lebih tinggi. Yang tinggi adalah yield riilnya: setelah dikurangi inflasi Juli 2,88%, sisanya +4,25 poin persentase.

Kapan terakhir kali yield SBN 10 tahun lebih tinggi daripada sekarang?

Agustus 2026 (7,186%) masih sedikit lebih tinggi daripada September. Puncak 2026 adalah Juli dengan 7,273%, dan bulan terakhir yang lebih tinggi dari itu adalah Oktober 2022 dengan 7,436%.

Mengapa yield 10 tahun lebih tinggi daripada BI-Rate?

Pemegang obligasi 10 tahun menanggung risiko inflasi, kurs, dan suku bunga selama sepuluh tahun, sedangkan BI-Rate adalah suku bunga operasi moneter jangka sangat pendek. Pada September 2026 selisihnya 138 basis poin (7,132% dikurangi 5,75%).

Sumber

  1. ADB AsianBondsOnline (data: Bloomberg) - Indonesia ↗
  2. ADB AsianBondsOnline - Market Watch (yield LCY 10 tahun) ↗
  3. Bank Indonesia - Data historis BI-Rate ↗
  4. Bank Indonesia - BI-Rate tetap 5,75% (23 September 2026) ↗
  5. Bank Indonesia - BI-Rate naik 50 bps menjadi 5,25% (20 Mei 2026) ↗
  6. Bank Indonesia - BI-Rate naik 25 bps menjadi 5,50% (9 Juni 2026) ↗
  7. Bank Indonesia - BI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75% (18 Juni 2026) ↗
  8. BIS - Harga konsumen (seri IHK yang dipakai situs) ↗
  9. Databoks - Inflasi tahunan September 2026 menurut BPS ↗
  10. CapsWindow - Data & metodologi ↗

Kalkulator

Jelajahi lainnya