Selisih yield SBN dan US Treasury 10 tahun: apakah menjelaskan kurs rupiah?
Yield SBN 10 tahun tidak pernah di bawah US Treasury sejak 2006; selisihnya 251 bp pada Agustus 2026. Saat selisih melebar dalam 12 bulan, rupiah cenderung melemah pada periode yang sama (korelasi 0,63).
Teori buku teks berkata: bila bunga di dalam negeri jauh di atas AS, dana asing masuk dan mata uang menguat. Data rupiah sejak 2006 sering menunjukkan arah sebaliknya. Selisih yield yang melebar lebih sering datang bersama rupiah yang melemah, karena keduanya naik saat investor menilai risiko Indonesia lebih tinggi.
Berapa selisih SBN dan US Treasury sekarang?
Pada Agustus 2026, bulan terakhir yang data kursnya tersedia di situs ini, SBN 10 tahun rata-rata 7,186% (ADB AsianBondsOnline, data: Bloomberg) dan US Treasury 10 tahun 4,68% (FRED GS10).
Yield SBN 10 tahun dikurangi US Treasury 10 tahun, rata-rata Agustus 2026. Kurs rata-rata bulan itu Rp17.805 per dolar (BIS)
| Periode | SBN 10 tahun | US Treasury 10 tahun | Selisih |
|---|---|---|---|
| Agustus 2026 (rata-rata) | 7,186% | 4,68% | 251 bp |
| September 2026 (rata-rata) | 7,132% | 4,99% | 214 bp |
| 23 September 2026 (harian) | 7,108% | 5,11% | 200 bp |
| 30 September 2026 (harian) | 7,175% | 5,29% | 188 bp |
| 6 Oktober 2026 (harian) | 7,198% | 5,27% | 193 bp |
Pada September, US Treasury naik 31 basis poin secara rata-rata sementara SBN turun 5 basis poin. Penutupan harian sejak akhir September berada di sekitar 188-193 basis poin, lebih sempit daripada semua rata-rata bulanan sejak 2006. Perbandingan harian ini kasar: SBN ditutup pada jam Asia, Treasury pada jam New York (FRED DGS10).
Pernahkah SBN berada di bawah US Treasury?
Tidak. Dari 249 bulan sejak Januari 2006, selisihnya selalu positif. Yang berubah adalah lebarnya.
| Tahun | Rata-rata selisih | Rata-rata kurs (Rp per USD) |
|---|---|---|
| 2006 | 703 bp | 9.167 |
| 2008 | 893 bp | 9.693 |
| 2013 | 454 bp | 10.423 |
| 2015 | 609 bp | 13.395 |
| 2018 | 454 bp | 14.234 |
| 2020 | 609 bp | 14.568 |
| 2022 | 406 bp | 14.850 |
| 2024 | 262 bp | 15.856 |
| 2025 | 238 bp | 16.481 |
| 2026 (Januari-Agustus) | 244 bp | 17.381 |
Rata-rata seluruh periode 502 bp dan mediannya 508 bp; hanya 9,7% bulan yang lebih sempit daripada Agustus 2026. Puncaknya November 2008 (1.265 bp), titik tersempitnya Januari 2026 (210 bp). Kurs memakai rata-rata bulanan BIS.
Dalam jangka panjang, selisih menyempit sementara rupiah melemah, sehingga korelasi level keduanya negatif (−0,48; sejak 2016 −0,72). Itu dua tren yang kebetulan berjalan bersama selama dua dekade, bukan bukti bahwa selisih sempit melemahkan rupiah.
Selisih melebar, rupiah melemah: korelasi 0,63
Perubahan dalam 12 bulan lebih informatif daripada level. Dari 236 periode 12 bulan, korelasi antara perubahan selisih dan perubahan kurs adalah 0,63.
Selisih melebar, rupiah melemah: korelasi 0,63
Perubahan selisih
Skala linear yang sama dimulai dari nol. Nilai negatif memanjang ke kiri. Pilihan entri dari tabel di bawah. Tanggal, satuan, definisi, dan batasan pada tabel serta teks tetap berlaku.
| 12 bulan hingga | Perubahan selisih | Perubahan kurs (Rp per USD) |
|---|---|---|
| November 2008 | +696 bp | +27,0% |
| Desember 2013 | +212 bp | +24,6% |
| September 2015 | +141 bp | +21,0% |
| Oktober 2018 | +114 bp | +12,2% |
| April 2020 | +220 bp | +11,8% |
| Oktober 2022 | −111 bp | +8,9% |
| Juli 2026 | +43 bp | +10,5% |
Kurs yang naik berarti rupiah melemah. Pada krisis keuangan 2008, gejolak 2013, 2015, dan awal pandemi 2020, yield SBN naik jauh lebih cepat daripada Treasury, bersamaan dengan rupiah yang melemah 12-27%. Bacaan yang konsisten dengan pola ini adalah premi risiko: saat investor menjual aset rupiah, mereka meminta yield lebih tinggi untuk memegang SBN.
Oktober 2022 adalah pengecualian penting. Selisih menyempit 111 bp karena Federal Reserve menaikkan bunga dengan cepat, dan rupiah tetap melemah 8,9%.
Korelasi 0,63 berasal dari periode 12 bulan yang saling tumpang tindih, sehingga jumlah pengamatan independennya jauh lebih sedikit daripada 236. Hubungannya juga melemah: sebelum 2016 korelasinya 0,68, sejak 2016 hanya 0,38, dan arah perubahan keduanya sama hanya pada 58% periode. Korelasi tidak menunjukkan apakah yield menggerakkan kurs, kurs menggerakkan yield, atau keduanya digerakkan faktor ketiga.
Jalur 2026: selisih dan rupiah bulan demi bulan
| Bulan | Selisih SBN-UST 10 tahun | Kurs rata-rata (Rp per USD) |
|---|---|---|
| Desember 2025 | 212 bp | 16.695 |
| Januari 2026 | 210 bp | 16.832 |
| Februari 2026 | 231 bp | 16.827 |
| Maret 2026 | 254 bp | 16.924 |
| April 2026 | 238 bp | 17.156 |
| Mei 2026 | 232 bp | 17.595 |
| Juni 2026 | 267 bp | 17.898 |
| Juli 2026 | 267 bp | 18.011 |
| Agustus 2026 | 251 bp | 17.805 |
| September 2026 | 214 bp | belum tersedia |
Rupiah melemah sekitar 6,6% dari Desember ke Agustus. Selisih melebar pada Maret dan Juni-Juli, lalu menyempit pada Agustus-September ketika Treasury AS naik lebih cepat. Bank Indonesia mencatat kurs Rp17.730 per dolar pada 17 Juni dan Rp17.855 pada 22 September 2026.
Kapan selisih yield lebih berpengaruh terhadap rupiah?
Selisih yield adalah satu dari beberapa saluran. Saluran itu menguat ketika dana portofolio asing bergerak cepat. Menurut Bank Indonesia, investasi portofolio asing mencatat arus keluar neto 0,8 miliar dolar AS pada triwulan I 2026 dan arus masuk neto 3,9 miliar dolar AS pada triwulan II hingga 15 Juni; triwulan III hingga 21 September mencatat arus masuk neto 0,4 miliar dolar AS.
Bank Indonesia juga memakai suku bunga sebagai alat untuk rupiah. Dalam siaran pers 9 Juni 2026, kenaikan BI-Rate disebut sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar setelah rupiah melemah melebihi perkiraan, antara lain karena arus keluar portofolio asing. Di luar itu, neraca perdagangan dan permintaan valas domestik dapat menggerakkan kurs tanpa perubahan selisih yield sama sekali.
Kurs mengubah nilai rupiah Anda terhadap dolar - kalkulator nilai uang masa lalu membandingkan jumlah rupiah di dua titik waktu menurut M2 dan harga konsumen.
Buka kalkulator nilai uang masa lalu →
Batas data
Yield SBN berasal dari ADB AsianBondsOnline (data: Bloomberg), bukan publikasi resmi DJPPR. Selisih bulanan memakai rata-rata bulanan kedua yield; kurs adalah rata-rata bulanan BIS dan tersedia hingga Agustus 2026. Selisih harian membandingkan penutupan pada jam yang berbeda, jadi beberapa basis poin perbedaan bisa berasal dari waktu, bukan pasar.
Pertanyaan umum
Pernahkah yield SBN 10 tahun lebih rendah daripada US Treasury?
Tidak dalam data bulanan sejak Januari 2006 (249 bulan). Selisih terlebar 1.265 basis poin pada November 2008 dan tersempit 210 basis poin pada Januari 2026. Agustus 2026 tercatat 251 basis poin.
Kalau selisih yield melebar, apakah rupiah menguat?
Dalam data Indonesia biasanya kebalikannya. Korelasi antara perubahan selisih dan perubahan kurs dalam 12 bulan yang sama adalah 0,63: selisih melebar bersamaan dengan rupiah melemah, seperti pada 2008, 2013, dan 2015. Bacaan yang wajar adalah investor meminta yield lebih tinggi saat risiko rupiah naik. Korelasi tidak menunjukkan arah sebab.
Apakah selisih yield bisa dipakai untuk menebak kurs?
Tidak cukup. Arah perubahan keduanya sama hanya pada 58% dari 236 periode 12 bulan, dan pada Oktober 2022 selisih menyempit 111 basis poin sementara rupiah melemah 8,9%. Neraca perdagangan, arus portofolio, dan sentimen risiko global ikut menentukan.
Sumber
- ADB AsianBondsOnline (data: Bloomberg) - Indonesia ↗
- FRED - US Treasury 10 tahun, rata-rata bulanan (GS10) ↗
- FRED - US Treasury 10 tahun, harian (DGS10) ↗
- BIS - Kurs bilateral (IDR per USD, rata-rata bulanan) ↗
- Bank Indonesia - BI-Rate tetap 5,75% (23 September 2026) ↗
- Bank Indonesia - BI-Rate naik 25 bps menjadi 5,75% (18 Juni 2026) ↗
- Bank Indonesia - BI-Rate naik 25 bps menjadi 5,50% (9 Juni 2026) ↗
- CapsWindow - Data & metodologi ↗